Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

Menarik Hati Yesus Mengerjakan Mujizat


Khotbah Ibadah Doa 09 Oktober 2009 (Pdt. J.H. Gurning)

Baca: Yohanes 2:1-11

1  Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
2  Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
3  Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
4  Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”
5  Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”
6  Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
7  Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
8  Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu merekapun membawanya.
9  Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu–dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya–ia memanggil mempelai laki-laki,
10  dan berkata kepadanya: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”
11  Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Jika Anda memperhatikan di dalam Alkitab, ada tempat-tempat di mana Tuhan Yesus tidak bisa mengerjakan satu pun mujizat di sana dengan alasan-alasan tertentu, tetapi ada juga tempat-tempat di mana kemuliaan-Nya dinyatakan lewat mujizat-mujizat-Nya.

Bahkan sebenarnya di ayat 4, kita bisa melihat bahwa di Kana ini pun Tuhan Yesus juga tidak bisa mengerjakan sesuatu mujizat pun. Tetapi yang indah, ada alasan di sana yang “mengubah” keputusan Tuhan Yesus, sehingga tangan kasih karunia-Nya mengerjakan mujizat di Kana.

Demikian juga di dalam hidup kita, ada hal-hal yang bisa kita kerjakan supaya hati Yesus tertarik — ada alasan bagi Dia — untuk mengerjakan mujizat-Nya di dalam hidup kita. Apa sajakah itu?

1. Yesus … diundang juga … (ay.2)

Jangan pernah ragu mengundang Tuhan Yesus. Undanglah Dia sekarang, hanya dengan mengundang Yesus, mujizat-Nya akan nyata dalam hidup kita.

2. “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!” (ay.5)

Hanya mereka yang di pihak Allah yang mau mengerjakan perkataan-perkataan Allah. Saat orang percaya tunduk di dalam ketaatan terhadap Firman-Nya, itulah yang menarik hati Allah mengerjakan mujizat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s