Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

Penyembah-penyembah sejati di Alkitab


Khotbah Gereja Pemuda 3 Oktober 2009 (Yoga)

Seorang penyembah sejati akan tetap dapat mempersembahkan sesuatu kepada Bapa, sekalipun dalam kondisi yang sangat esktrem. Mengapa? Karena dia melakukannya bukan supaya diberkati, bukan supaya memperoleh sesuatu, atau bukan karena alasan lain apapun, selain hanya karena dia mengasihi Bapa.

Belajar dari kisah para “Penyembah Sejati” di Alkitab :

  1. Nuh.

  2. Abraham.

  3. Paulus dan Silas.

1. NUH (Kej 8:13-20). Mengutamakan Tuhan –> Penyembahan.

  • Fakta bahwa hal pertama yang dilakukan Nuh setelah keluar dari bahtera dan mengalami masa2 yang sulit dan ekstrem adalah mendirikan mezbah bagi Tuhan, menunjukkan bahwa Nuh adalah seorang penyembah sejati.
  • Dalam ayat2 sebelumnya tidak ditemukan perintah bahwa Allah menyuruh Nuh melakukannya, tapi sekalipun Allah tidak menyuruhnya, persembahan yang Nuh bawa membawa efek yang sangat dahsyat. Apa itu ? (Ayat 21-22)
  • Berkat Tuhan jangan kiranya membuat kita jauh dari Allah. Nuh sudah diberkati dengan keselamatan dari air bah, tapi setelah diberkati dia tidak melupakan Allah, dia langsung mempersembahkan korban bagi DIA.
  • Apakah kita berada di lingkungan yg sulit untuk membuat kita mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan? tetap utamakan DIA, itulah penyembah sejati.

2. ABRAHAM (Kej 22:1-18). Ketaatan pada Tuhan –> Penyembahan.

  • Abraham tidak ragu2 mempersembahkan Ishak, sekalipun dia diperhadapkan pada kondisi yang ekstrem dan sulit, bahwa Ishak adalah anak satu2nya. Itu membuktikan bahwa Abraham adalah seorang “penyembah sejati”.
  • Penyembahan adalah suatu tindakan kepatuhan iman, bahkan saat keadaan membuat kita merasa takut. Penyembahan, kasih dan kepatuhan saling berhubungan (Darlene Zschech).
  • Bukti kesungguhan Abraham : ” Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.”
  • Tuhan selalu spesifik, memberikan perintah2Nya, dan pada perintah Tuhan kepada Abraham, tidak ada spesifikasi waktu, namun Abraham dengan tidak berlambat2, segera melakukan perintah Tuhan itu.
  • Efek dari persembahan Abraham yg ekstrem : (Ayat 15-18)
  • Apakah engkau sedang diserang rasa ketakutan, kekuatiran, kebimbangan dll? Tetap persembahkan ketaatan kepada DIA.

3. PAULUS DAN SILAS (Kis. 16 : 23-26). Doa&pujia2n –> Penyembahan

  • Dalam keadaan sakit, terbelenggu dan dipasung dalam penjara Paulus dan Silas masih bisa menyembah Tuhan, hal itu menunjukkan bahwa mereka adalah penyembah2 sejati.
  • Kondisi secara fisik lemah dan sakit tidak menyurutkan kasih mereka kepada Tuhan.
  • Apakah kondisi tubuh kita sedang sakit, lemah, iman kita sedang “terpenjara” tetaplah mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, jangan sampai masalah2 itu membuat kita lupa akan persembahan kita kepada DIA.
  • Efek dari persembahan Paulus dan Silas yg ekstrem : (Kis 16 :26-33)
  • Apakah penyembahan (doa&pujian) kita kepada Tuhan sudah membawa perubahan bagi lingkungan kita?

PENYEMBAH2 SEJATI TETAP DAPAT MEMBERIKAN PERSEMBAHAN YG TERBAIK BAGI TUHAN SEKALIPUN DALAM KEADAAN SULIT

One response

  1. sigit

    be a true worshipper ….

    October 14, 2009 at 7:10 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s