Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

Mati dengan Dia, hidup dengan Dia


Khotbah Ibadah Doa (Jumat, 13 November 2009)

Baca : 2 Timotius 1:1-13
1  Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
2  Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.
3  Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
4  Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.
5  Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.
6  Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.
7  Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.
8  Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.
9  Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.
10  Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.
11  Benarlah perkataan ini: “Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia;
12  jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;
13  jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.”

Kehidupan seorang Kristen digambarkan dengan indah oleh rasul Paulus kepada Timotius – anak rohaninya – dalam tiga gambaran ini. Seorang prajurit yang berjuang, seorang olahragawan yang bertanding, dan seorang petani yang bekerja keras.

Paulus memberikan nasihat bahwa sebagai orang percaya untuk “mati dengan Dia dan hidup engan Dia”. Bagaimana caranya?
1.Dengan hidup bertekun di dalam Dia
2.Dengan tidak mengankal Dia
3.Dengan hidup setia kepada Kristus Yesus.

— Pdt. J.H. Gurning —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s