Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

United by love


Saat Teduh (Kamis, 19 November 2009)

 

Bahan : Yesaya 2: 1-5
Rhema : “Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”

Shalom,
Berikut adalah cuplikan dari sebuah lagu rohani:

“Supaya oleh api itu hati yang dingin dinyalakan,
Kasih yang mati dihidupkan
Brikanlah, brikanlah api-Mu”

Apakah anda familiar dengan lagu ini? Lagu ini telah menginspirasi dan memberkati banyak orang dalam tahun-tahun terakhir ini. Kenapa? Apakah anda sadar bahwa hari-hari ini kita sering menjumpai orang-orang di sekitar kita bahkan sahabat dan anggota keluarga kita dalam keadaan garang, suka menjelekkan orang, tidak tahu berterima kasih, tidak mau berdamai, tidak dapat mengekang diri, suka hal-hal yang instan, tidak mau berpikir panjang, tidak suka yang baik, dan lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Firman Tuhan? Anda akan lebih sering menjumpainya di jalan raya, tempat-tempat perbelanjaan, kantor, televisi, bahkan mungkin di gereja dimana anda beribadah sekarang. Ada sesuatu yang hilang entah kemana dari kehidupan manusia-manusia yang hidup di akhir zaman, anda tahu apa itu? Ya, KASIH! Kenapa kasih bisa berkurang? Kenapa kasih bisa hilang? Kenapa hati bisa menjadi dingin? Kenapa banyak orang menjadi “autis” karena facebook, twitter, friendster, ym? Kenapa sekarang banyak orang yang duduk di ruang tunggu pasti kepalanya tunduk dan jari-jarinya menari di atas BB, notebook, PDA? Bukankah bertemu dengan seseorang yang belum kita kenal dan berbagi cerita itu lebih menyenangkan? Maksud saya bukan bertemu secara online, bertemulah secara jasmaniah, berbagilah cerita yang baik, yang membangun, yang mendiskusikan problem untuk mencari jalan keluarnya! Saya mempunyai keyakinan bahwa Tuhan Yesus sangat menanti-nantikan untuk bertemu muka dengan muka dengan semua anak-anak-Nya. Dia lebih tertarik memandang wajah kita, memegang tangan kita, dan menumpangkan tangan-Nya di atas kepala kita daripada melihat facebook-Nya – kalau punya. Karena kita semua tahu dan percaya bahwa Tuhan Yesus berada di atas kayu salib secara jasmani, artinya bahwa Dia benar-benar disana memberikan tubuh-Nya secara nyata buat anda dan saya.

Apakah hanya kita sebagai anak-anak-Nya yang masih memiliki KASIH itu? Firman Tuhan di dalam 1 Korintus 13: 8 “Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap” hendak menjelaskan kepada kita bahwa hanya KASIH yang akan tersisa pada masa akhir zaman! Dan hanya KASIH yang dapat membuat segala bangsa datang berduyun-duyun ke satu tempat untuk bersama-sama mancari Tuhan. Jika anda menyadari dari dalam diri anda bahwa KASIH itu telah hilang, maka anda harus membangun kembali KASIH yang tulus itu! Anda harus mau menjadi salah satu alat yang dipakai Tuhan untuk menggenapi Firman-Nya dan mempersatukan semua umat manusia di bumi ini dengan KASIH. United by Love.

 

— Ditulis oleh : Satria —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s