Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

Bertahan dan terus bertahan


Saat Teduh (Rabu, 25 November 2009)

 

Bahan : Wahyu 22: 6-17

Rhema : “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya! Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.”

Shalom,
Tuhan kita Yesus Kristus benar-benar Tuhan Yang memiliki hikmat yang tiada bandingannya, Firman-Nya selalu mengandung maksud dari rancangan-rancangan-Nya dalam hidup kita. Apakah anda pernah bertanya-tanya sendiri dalam hati anda mengapa di dalam alkitab yang kita jadikan buku kehidupan kita, tidak disebutkan kapan tepatnya hari kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya? Kenapa harus tiba-tiba? Bahkan kenapa itu harus termeterai sampai waktu yang sebenarnya tiba (Dan 12:9)? Dan lagi tidak seorang pun Malaikat di sorga tahu? Anak pun juga tidak? Itulah keterbatasan pikiran kita sebagai manusia. Tuhan jelas mempunyai maksud tersendiri dibalik semuanya itu, apa maksudnya kalau begitu?

Firman Tuhan di dalam Daniel 12: 10 “Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.” Setelah tahu bahwa sebenarnya Tuhan masih ingin menguji hati kita, memurnikan hati kita, apakah anda termasuk orang yang bisa memahaminya? Ayat di atas diperuntukkan untuk “banyak orang”, artinya bahwa anak-anak-Nya pun juga akan diuji, disucikan, dan dimurnikan, apalagi orang-orang yang belum mengerti tentang kasih karunia Allah. Anda dan saya harus semakin mengerti bahwa pengujian, penyucian, dan pemurnian yang sedang dilakukan oleh Tuhan akan menempa dan melatih semua indera jasmani dan rohani kita dan kemudian menjadi semakin terasah untuk menghasilkan segala sesuatu yang memuliakan Nama Tuhan.

Sebuah tempaan selalu menghasilkan rasa sakit, tetapi bertahanlah! Tuhan tidak mungkin menghajar untuk membunuh kita. Dia menghajar karena Dia sangat mengasihi kita (Wahyu 3:19). Oleh karena itu TETAPLAH BERTAHAN DAN TERUS BERTAHAN!

Tuhan memberkati.

 

— Ditulis oleh : Satria —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s