Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

www.kasih.com


Saat Teduh (Senin, 7 Desember 2009)

Ketika kita masih marah-marah ketika jalanan macet, sedangkan kita terburu2 pergi ke kantor, kita belum sempurna dalam kasih… Kasih itu sabar

Ketika teman satu bagian mendapat promosi dan kita menjadi iri, tidak senang dengan keberhasilannya…kita belum sempurna dalam kasih… ia tidak cemburu

Ketika ada pengamen di warung makan dimana kita sedang makan dan kita berpikir “ahh..mengganggu saja ini orang, masih gagah gitu, kerjaannya Cuma ngamen!!” kita belum sempurna dalam kasih… kasih itu murah hati

Ketika kita masih bisa berkata “kalau bukan saya, mana bisa pekerjaan itu selesai dengan cepat…”, kalau tidak ada saya, akan jadi seperti apa pelayanan ini..” kita belum sempurna dalam kasih… Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong

Ketika kita masih memperlakukan orang tua kita sendiri dengan tidak hormat, bahkan kadang dengan kata2 kasar…kita belum sempurna dalam kasih… Ia tidak melakukan yang tidak sopan

Ketika hati kita berbisik “udah…pulang aja, biar orang lain yang mberesin. Ngapain kita ikut repot”.kita belum sempurna dalam kasih… dan tidak mencari keuntungan diri sendiri

Masih mudaaahhh sekali marah?? Kita belum sempurna dalam kasih… Ia tidak pemarah

Dan….ketika kesalahan teman kita itu masiiiiih saja menghantui pikiran kita dan kita masih berniat untuk membalas..kita belum sempurna dalam kasih… dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

Kolose  3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

–Ditulis oleh : Yoga —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s