Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

Salam dan Seruan Hati Gembala


Salam Natal Tahun 2009, salam Damai di dalam Kristus Yesus Tuhan kita. Salam Tahun Baru 2010. Ebenhaezer – sampai di sini Tuhan sudah menolong kita, dan tentu akan terus menolong kita. Imanuel – Allah menyertai kita; senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Dalam kasih-Nya, perkenankanlah saya dan keluarga, mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh jemaat TUHAN, kepada seluruh Bapak-ibu Diaken, kepada semua para pelayan Tuhan dan kepada semua anggota keluarga Bapak-ibu, Sudara-i sekalian. Terima kasih atas waktu, talenta, dan harta yang telah dipersembahkan kepada Yesus, melalui gereja yang kita cintai ini. Tuhan pasti akan membalasnya dengan berlimpah-limpah; tiga puluh, enam puluh, bahkan seratus kali lipat. Terima kasih atas kesetiaan, pengabdian, dan setiap doa yang dinaikkan kepada Bapa di Sorga, sungguh saya bangga menjadi gembala dari jemaat Tuhan yang kudus ini. Tuhan kiranya memberkati dan mengayomi kita semua dalam kemurahan, kesetiaan, dan perjanjian-Nya yang kekal itu.
Melalui surat ini, hati saya digerakkan untuk menyampaikan beberapa hal kepada Bapak-ibu, Saudara-i, sebagai dorongan, visi dan “benih iman” untuk memasuki dan menjalani tahun 2010, tahun yang penuh dengan rahmat Tuhan ini, hingga kita semua semakin berkenan di hadapan Tuhan. Inilah yang saya terima dari Tuhan untuk kita semua.
Yang pertama adalah marilah kita semua terus membangun kesatuan yang penuh pengabdian.
Kesatuan yang penuh pengabdian adalah kesatuan yang didoakan, kesatuan yang diharapkan, dan kesatuan yang diusahakan lewat tindakan segenap hati. Kesatuan yang penuh pengabdian adalah kesatuan yag dibangun dengan pengorbanan dan kerja keras. Kesatuan yang seperti inilah yang sangat diperlukan gereja Tuhan sebagai kekuatan-nya yang tak terbatas. Kesatuan yang penuh pengabdian ini tentu harus didedikasikan kepada TUHAN, kepada VISI bersama, dan juga kepada masing-masing ANGGOTA. Pada waktu kita BERSATU memuliakan TUHAN, kita juga harus bersatu mewujudkan VISI bersama, dan bersatu untuk saling mengasihi sesama ANGGOTA, seperti Yesus mengasihi kita. Inilah kekuatan yang tak terkalahkan oleh apapun. Jika kita bersatu, maka doa kita akan dikabulkan dan Tuhan sendiri berjanji akan hadir di tengah-tengah kita. Maka, marilah kita saling mengasihi dan terus bersatu.
Yang kedua adalah marilah kita semua, terus membangun Kerajaan Allah yang berkemenangan.
Kehendak Yesus dari semula adalah agar Kerajaan Allah turun di muka bumi ini. Kerajaan yang memberkati, kerajaan yang memerdekakan, dan kerajaan yang membawa perubahan hidup. Kerajaan Allah dapat turun hanya melalui umat pilihan Tuhan. Maka kita harus berbuat sesuatu agar Kerajaan Allah turun. Saya mau mendorong kita semua, untuk berdoa, berpikir, merencanakan, hingga kita dapat melakukan “sesuatu” dan “sesuatu” itu menghadirkan Kerajaan Allah bagi kita, dan bagi orang lain di sekitar kita. Saudara-saudara lakukanlah sesuatu, berbuatlah sesuatu bagi Yesus, bangunlah Kerajaan Allah melalui suatu bentuk pelayanan nyata pada tahun 2010 ini.
Yang ketiga adalah marilah kita semua, terus membangun kubu pertahanan yang kokoh.
Membangun kubu pertahanan yang kokoh itulah prioritas utama yang Tuhan taruh di hati saya untuk kita bagun secara bersama di tahun 2010 mendatang. Yang saya maksudkan dengan “kubu pertahanan yang kokoh” adalah DOA; DOA YANG TAK BERKESUDAHAN, DOA YANG MILITAN. Dalam mimpi saya, saya berharap akan melihat jemaat kita dengan sukarela dan penuh pengabdian akan “membentuk kelompok-kelompok doa yang militan”. Kelompok-kelompok doa di setiap umur. Kelompok-kelompok doa yang bergairah. Kelompok-kelolpok doa yang mengasihi Tuhan, dan mengasihi sesama anggota tubuh Kristus, serta sesamanya manusia. Inilah yang dihendaki Yesus bagi kita tahun 2010 ini: Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan. (Matius 26:41).
Akhirnya, marilah kita berdoa kepada Tuhan, agar Dia mejadikan kita menjadi gereja yang KUAT, yang KUDUS, dan yang PENTAKOS. Setiap kita dipulihkan-Nya menjadi jemaat yang CINTA TUHAN, yang RENDAH HATI, yang JUJUR dan RAJIN. TUHAN kiranya memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Amin…Amin…Amin!
— Pdt. John Hotman Gurning, M.Th. —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s