Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

Doa Sebaiknya Teratur


Allah kita adalah Allah dari alam semesta yang teratur atau disebut “kosmos” bukan Allah kekacaubalauan atau yang disebut “khaos”. 1 Korintus 14:40 berkata: “Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur”. Doa harus diusahakan teratur, karena segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur. Beberapa prinsip ini perlu agar doa kita menjadi teratur.

1. Doa sebaiknya dimulai dengan pujian dan penyembahan

Daud adalah tokoh yang dapat mempraktekkan ini dengan benar. Dalam berbagai pengalaman doanya Daud selalu memulainya dengan pujian dan penyembahan. Dalam kitab Mazmur 100:4, Daud berkata: “Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!”.

2. Setelah pujian dan penyembahan maka dosa harus diakui di hadapan Allah

“Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajan untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Yesaya 59:1-2). Dosa dan kejahatan selalu menghalangi jawaban doa kita. Ingat itu!

3. Kemudian permintaan dapat dinaikkan kepada Bapa dalam nama Tuhan Yesus

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan” (Matius 7:7-8)

4. Ahirnya bersyukurlah sebab Tuhan akan menjawab doa kita

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:6-7). Kita harus berdoa sampai semua keraguan yang meliputi permohonan-permohonan doa itu hilang. Ketika kita telah masuk ke dalam kedamaian, kita harus belajar mengucap syukur kepada Bapa untuk doa yang telah dan akan dijawab-Nya.

Allah selalu menjawab doa yang benar. Dalam kebanyakan doa jawaban Allah bisa salah satu dari ketiga pilihan ini: Ya, Tidak, dan Tunggu! Maka mulailah berdoa dengan cara di atas itu akan mengnatar kita secara pasti pada doa yang teratur (kosmos). Berdoalah terus maka kita akan terus dioerbaiki dan dibetulkan oleh Roh-Nya yang kudus itu. Belajar secara efektif tentang doa yang teratur adalah dengan jalan memulai dan terus BERDOA!

— Pdt. J.H. Gurning —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s