Cinta Tuhan, Rendah Hati, Jujur, dan Rajin

DIMULAI DENGAN ROH SEHARUSNYA DIAKHIR DENGAN ROH


Galatia 3:1 Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu? 2 Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? 3 Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? 4 Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!

Rasul Paulus menulis surat ini kepada jemaat di Galatia karena Rasul Paulus mendengar bahwa beberapa guru Yahudi mengacaukan orang yang baru dimenangkan di Galatia dipaksa melakukan hal-hal lain diluar iman kepada Yesus sebagai jalan keselamatan. Iman orang-orang yang baru bertobat di Galatia dikacaukan sehingga apa yang mereka mulai dengan Roh Tuhan sepertinya akan diakhiri dengan hal-hal yang bersifat daging. Rasul Paulus menuliskan sutau tegoran atau peringatan kepada jemaat itu dengan berkata: “Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!”

Saya berpikir bahwa kita juga perlu waspada dengan hal ini. Banyak kali orang percaya memulai dengan Roh, dengan kasih, dengan penyerahan total, dengan pengabdian yang penuh cinta, dengan pengorbanan-pengorbanan yang murni, tetapi diakhir jalan iman, mereka menjadi mengendor sehingga kasih yang disebut kasih mula-mula, pengorbanan yang murni, pengabdian yang tulus itu menjadi pudar. Saya berharap hal ini tidak akan terjadi bagi kita jemaat GSJA “Bukit Sion Imanuel”. Apa yang sudah kita mulai dengan baik, yang kita mulai dengan Roh dalam perjalanan iman kita, haruslah terus dipertahankan sampai pada akhirnya. Diakhir perjalanan iman, kita semua harus dapat berkata seperti Rasul Paulus berkata dalam kitab 2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. 8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Apa yang telah kita mulai bersama dengan Allah kita harus akhiri bersama dengan Allah juga. Apa yang kita sudah mulai dengan Roh, seharusnya kita akhiri dengan Roh juga. Mari kita ikrarkan ayat ini. Roma 8:38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, 39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s